Tim Garuda Terbang Ikuti Puncak Peringatan Harlah Pancasila di API Banyuwangi

0

Koran Jurnal, Banyuwangi – Setelah melaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Lahir Pancasila, tim Garuda Terbang yang dipimpin oleh Kapuspotdirga selaku Sekjen Pengurus Besar Federasi Aero Sport Indonesia (PB FASI), Marsma TNI Fajar Adriyanto, M.Si., (Han), mengikuti puncak peringatan Hari Lahir Pancasila, di kampus Akademi Penerbang Indonesia (API), Banyuwangi, Selasa (01/06/2021).

Upacara yang dipimpin oleh Direktur API, Ahmad Hariri tersebut, turut diikuti oleh Kabasarnas RI, Marsdya TNI Henri Alfiandi.

Marsdya TNI Henri Alfiandi merupakan penggiat dalam bidang dunia kedirgantaraan, sekaligus anggota aktif Jogja Flying Club (JFC) dan Indonesia Flying Club (IFC) Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).

Turut juga mengikuti upacara yang diselenggarakan di hanggar A kampus API tersebut, Wakapuspotdirga, sejumlah pejabat Basarnas dan Airnav Kabupaten Banyuwangi.

Tampak juga pada barisan pasukan upacara, seluruh tim Garuda Terbang, segenap Taruna API dan Pramuka Saka Dirgantara Kabupaten Banyuwangi.

Pada upacara yang berlangsung sederhana namun khidmat tersebut, Direktur API memberikan cendera mata kepada Kabasarnas dan Kapuspotdirga.

Diberitakan sebelumnya, tim Garuda Terbang dari PB FASI melaksanakan sejumlah kegiatan dalam rangka menyambut Hari Lahir Pancasila. Menggunakan 9 pesawat terbang FASI, tim Garuda Terbang melaksanakan penerbangan atau navigasi dari Lanud Adisutjipto, Yogyakarta dan Lanud Iswahjudi, Madiun menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang dan Bandara Noto Adinegoro, Jember. Selanjutnya menuju ke Banyuwangi.

Selama misi tersebut, tim Garuda Terbang melaksanakan bakti sosial dengan memberikan ratusan paket sembako kepada warga masyarakat. Selain itu, tim dari FASI ini, juga mensosialisasikan olah raga dirgantara kepada para pelajar, mahasiswa dan warga masyarakat.

Seluruh rangkaian misi Garuda Terbang tersebut, diselenggarakan dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah.(disp/red)