Atlet TNI Angkatan Laut “Sapu” Bersih Medali ITB JIT 2023

0

Koran Jurnal, Jakarta – Atlet-atlet TNI Angkatan Laut (TNI AL) berhasil menyapu bersih medali dalam event Perlombaan Triathlon tingkat Internasional ITB Jatiluhur Internasional Triathlon (ITB JIT) 2023. Kejuaraan yang berlangsung tersebut diikuti oleh 238 orang Atlet dari 6 Negara, antara Lain Amerika, Australia, Jepang, Korea, Singapura dan Malaysia serta Indonesia yang diselenggarakan di Waduk Jatiluhur, Jawa Barat, Minggu (15/01/2023) kemarin.

Dalam ajang tersebut ada dua kategori yang diperlombakan yaitu Olympic Distance (berenang sejauh 1.500 meter, bersepeda 40 KM dan lari 10 KM) dan Sprint Distance (berenang 750 meter, bersepeda 20 KM dan lari 5 KM). Di samping kelas individual, tersedia juga kelas relay beregu 3 orang (renang, sepeda dan lari) untuk masing-masing kategori.

Dalam acara pembukaannya, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika disampaikan bahwa pelaksanaan event ITB Jatiluhur Internasional Triathlon (ITB JIT) 2023 ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian khususnya di bidang pariwisata di Kabupaten Purwakarta. “penyelenggaraan lomba triathlon ini dapat dikategorikan sebagai sport tourism, tentunya hal ini akan memberikan dampak positif terhadap promosi dan perkembangan wisata alam waduk Jatiluhur khususnya dan citra positif wisata Kabupaten Purwakarta,” ujarnya.

Adapun atlet TNI AL yang berhasil meraih medali pada Kategori Sprint Distance adalah Juara 1 Kopda Jefri Kabula Dewa dari Satkopaska Koarmada II. Sementara itu pada kategori Olympic Distance, Juara 1 diraih Kopda Hari Rohman dari Satkopaska Koarmada I dan Serda Deby Angrean dari Yon 3 Marinir meraih Juara 2. Para atlet TNI AL ini bahkan mengalahkan peserta internasional yaitu Matein dari Australia yang mendapatkan Juara 3. Hal ini menunjukkan bahwa prestasi atlet TNI AL sudah berkelas dunia.

Prestasi yang diraih para Atlet TNI AL dalam event ITB Jatiluhur Internasional Triathlon 2023 ini tidak lepas dari upaya Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) prajurit Jalasena yang profesional dan tangguh, dimana hal tersebut menjadi salah satu prioritas yang disampaikan Kasal diberbagai kesempatan.(disp)