Categories
Daerah Kesehatan Ragam

Kepala BNPB Luncurkan Mobil Masker Perkuat Disiplin Masyarakat di Pulau Dewata

Koran Jurnal, Denpasar – Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. meluncurkan gerakan mobil masker ke seluruh wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Bali. Para relawan dan mahasiswa yang bertugas di mobil masker ini selanjutnya akan membagikan 500.000 masker di pusat-pusat aktivitas masyarakat yang bertujuan untuk penguatan protokol kesehatan (prokes) dan pengendalian Covid-19 di Pulau Dewata.

Setiap wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Bali akan mendapatkan bantuan sebanyak 50.000 masker. Bantuan dengan jumlah yang sama akan diterima oleh pihak pemerintah provinsi untuk selanjutnya didistribusikan di pusat-pusat aktivitas masyarakat. Ganip yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional berharap dukungan ini dapat membantu pemerintah daerah untuk menguatkan dan mengendalikan penyebaran virus.

Ia juga berpesan kepada masyarakat Bali untuk selalu menerapkan prokes, termasuk salah satunya penggunaan masker dengan benar.

Jenderal bintang tiga ini melepas secara simbolis mobil masker di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, pada Kamis (18/08/2021). Total akan ada 14 mobil masker yang akan bertugas membagikan masker di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bali.

Ganip yakin dengan upaya kolektif dan nilai-nilai budaya kuat yang dimiliki masyarakat Bali, pandemi Covid-19 dapat berakhir. Selanjutnya kehidupan masyarakarat yang sangat didukung sektor pariwisata dapat kembali pulih, seperti program yang dicanangkan BNPB dengan “Bali Bangkit’ dan ‘Bali Kembali.’

“Saya mengajak masyarakat dan masyarakat adat Bali untuk memutus mata rantai penularan virus Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker dengan benar,” ucap Ganip.

Program mobil masker di Provinsi Bali ini merupakan gerakan lanjutan BNPB dalam penguatan prokes yang sebelumnya telah dilakukan di wilayah DKI Jakarta beberapa hari lalu. Saat itu, BNPB mendistribusikan 80 ribu masker di beberapa titik ruang publik, seperti tempat ibadah, pasar, terminal dan stasiun.(Pus/red)

Categories
Kesehatan TNI

Tinjau Fasilitas Isolasi Terpusat, Ketua Satgas Nasional Apresiasi Penanganan Covid-19 Kota Medan

Koran Jurnal, Medan – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Medan dalam memberikan pelayanan warga yang terpapar virus SARS-CoV-2. Hal tersebut disampaikan saat berkunjung ke Wisma PPPTK-BBL Kota Medan, Sumatera Utara, pada Jum’at (06/08/2021). Kunjungan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden untuk menekan laju penularan Covid-19 di wilayah luar Pulau Jawa dan Bali.

Ganip mengatakan bahwa salah satu strategi untuk mengakhiri penyebaran Covid-19 yaitu dengan penanganan kolaboratif yang dimulai dari bagian hulu hingga hilir. Ia mencontohkan penanganan yang dilakukan Pemerintah Kota Medan melalui tempat isolasi terpusat (isoter). Fasilitas milik Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi ini ini diubah fungsinya menjadi fasilitas kesehatan, khususnya kepada masyarakat yang terpapar Covid-19.

“Hulu dan hilir harus menjadi suatu penanganan yang kolaboratif,” ujar Ganip yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Wisma PPPPTK-BBL Medan.

Dengan penyediaan fasilitas isoter, Ganip mengatakan bahwa masyarakat yang terpapar dapat melakukan isolasi di fasilitas ini sehingga mereka dapat tertangani secara baik dengan pantauan tenaga kesehatan yang cukup.

“Saya mengapresiasi Pak Wali kota yang menyediakan fasilitas seperti ini kepada masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Ganip mengingatkan kembali bahwa pandemi harus segera diakhiri dengan kerja keras bersama. Ia berpesan untuk masyarakat agar selalu disiplin terhadap protokol kesehatan yang tercermin dalam perubahan perilaku setiap individu. Upaya mendasar yang sangat penting untuk memproteksi diri sendiri dan orang lain yaitu penggunaan masker, seperti yang selalu diingatkan oleh Presiden RI Joko Widodo. Berikutnya, Ganip juga mengingatkan agar pemerintah mengejar target 3T _testing, tracing_ dan _treatment_ sesuai dengan Irmendagri 27/28 tahun 2021. Selanjutnya, pemerintah terus berupaya untuk melakukan program vaksinasi kepada setiap warga di seluruh Indonesia.

Ganip juga menjelaskan bahwa di samping menekan laju penularan, pada saat yang sama kita harus benar-benar berusaha menekan angka mortalitas. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 ini mengingatkan mereka yang terpapar dan melakukan isolasi mandiri harus memperhatikan kondisi kesehatan dan senantiasa berkonsultasi dengan dokter melalui fasilitasi telemedicine maupun melalui petugas puskesmas. Pemantauan kesehatan secara teratur ini akan membuat kondisi pasien isoman akan terpantau dan tidak terlambat tertangani oleh petugas jika terjadi penurunan kondisi kesehatan.

Saat ini, isoter ini merawat 36 warga yang terpapar Covid-19. Mereka yang dirawat merupakan pasien dengan gejala ringan atau tanpa gejala. Isoter ini menyediakan makanan bergizi serta terpantau oleh dokter jaga yang secara periodik memantau pasien. Warga yang ingin mendapatkan pelayanan isolasi terlebih dahulu menunjukkan hasil PCR atau _rapid test_ antigen dari laboratorium maupun rumah sakit setempat.

Data Pemerintah Kota Medan per hari ini, Jumat (6/8), jumlah akumulasi kasus konfirmasi positif Covid-19 di wilayahnya berjumlah 30.707 kasus. Kenaikan per hari ini berjumlah 752 kasus. Sedangkan total kasus akumulasi sembuh berjumlah 21.621 dengan kasus sembuh harian per Jum’at ini 220.(Pus/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Tinjau Vaksinasi di GBK, Ketua Satgas Covid-19 Puji Semangat Para Tenaga Kesehatan

Koran Jurnal, Jakarta – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Letjen TNI Ganip Warsito memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang telah membantu pelaksanaan vaksinasi di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (03/07/2021).

Menurutnya, kiprah yang dilakukan oleh para tenaga kesehatan tersebut merupakan wujud perjuangan untuk kemanusiaan dan bagian dari implementasi bela negara.

“Yang anda lakukan ini bagus sekali. Tetap semangat layani masyarakat, ya. Terima kasih,” ujar Ganip kepada para tenaga kesehatan.

Dalam peninjauan yang dilakukan bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebut, Ganip Warsito yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu juga berpesan kepada para peserta penerima vaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan meski telah divaksin.

Sebab vaksinasi tersebut bukan berarti membuat seseorang terbebas dari infeksi virus SARS-CoV-2, melainkan akan memiliki imunitas yang lebih kuat dan minim gejala apabila terinfeksi virus.

“Tetap jaga protokol kesehatan. Karena itu kuncinya. Tidak cukup hanya vaksin saja,” kata Ganip.

Adapun pelaksanaan vaksinasi tersebut menargetkan penyuntikan kepada 22 ribu peserta pada hari ini. Selanjutnya, vaksinasi juga akan dilaksanakan kembali pada esok hari, Minggu (4/7) di tempat dan waktu yang sama.

Dalam hal ini, pelaksanaan vaksinasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian program “Satu Juta Vaksin Per Hari” yang digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka mengendalikan Covid-19.(pus/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Kepala BNPB Ganip Warsito Pastikan Wisma Atlet Siap Hadapi Lonjakan Pasien Pasca Libur Lebaran

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. meninjau Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta pada Rabu sore, (26/05/2021), untuk memastikan kesiapan RSDC Wisma Atlet menghadapi kemungkinan melonjaknya pasien Covid-19 setelah libur lebaran.

“Pengalaman yang lalu sehabis libur panjang lonjakan kasus akan meningkat, oleh karena itu kehadiran saya ingin memastikan kesiapan baik dari aspek personil maupun sarana dan prasarana pendukung lainnya,” ujar Ganip saat tiba di RSDC Wisma Atlet.

Dalam kunjungan tersebut, Letjen TNI Ganip Warsito yang juga Ketua Satgas Covid-19 memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 dan meninjau ketersediaan obat, alat pelindung diri, dan personil yang bertugas bersama Pangdam Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Mayjen TNI Tugas Ratmono selaku Koordinator RSDC Wisma Atlet.

Kepala BNPB yang baru dilantik pada Selasa (25/5) lalu juga berkeliling di sekitar Tower 1 RSDC untuk melihat sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Rumah Sakit Darurat tersebut.

Ganip menegaskan RSDC Wisma Atlet sudah siap menghadapi jika terjadi potensi kenaikan kasus.

“Kesiapan personil tidak ada masalah, daya tampung bisa diantisipasi, sarana dan obat-obatan siap hingga dua bulan ke depan dan terus menerus akan ditambah mengikuti kondisi nantinya,” tegas Ganip.

Kemudian ia menjelaskan, sejak libur idul fitri hingga saat ini terjadi lonjakan pasien di RSDC Wisma Atlet rata-rata 100 orang per hari dan akan terus dilakukan pemantauan secara ketat hingga beberapa minggu ke depan.

“Sejak 18 Mei hingga hari ini (26/5) terjadi peningkatan pasien dengan kenaikan perhari sekitar 100 orang, hari ini 175 orang sedangkan kemarin 175 orang. Kami berharap tidak akan semakin meningkat, hingga dua minggu ke depan akan terus dipantau perkembangan di sini,” ucapnya.

Tidak lupa ia mengimbau untuk tetap menjalankan prokotol Kesehatan dan melakukan tes Covid-19 (Testing), penelusuran kontak erat (Tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19 (Treatment) adalah salah satu upaya utama penanganan Covid-19 guna mengurangi penyebaran Covid-19

“3T dan protokol kesehatan harus menjadi upaya yang terus dilakukan demi mencegah rantai Covid-19, disamping itu melakukan vaksinasi juga menjadi pencegahan Covid-19, namun vaksin bukan menjadikan kita kebal virus sehingga kita tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan sangat dianjurkan,” tutup Ganip.(pus/red)

Categories
Nasional

Presiden Jokowi Lantik Letjen TNI Ganip Warsito sebagai Kepala BNPB, Gantikan Doni Monardo

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melantik Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggantikan Letjen TNI Doni Monardo yang akan memasuki masa pensiun pada 1 Juni 2021, bertempat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (25/05/2021).

Pelantikan Kepala BNPB berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 79/P Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, yang ditetapkan di Jakarta 24 Mei 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo mengambil dan mendiktekan sumpah jabatan Kepala BNPB yang baru.

“Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab”.

Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, diikuti oleh tamu undangan terbatas yang hadir dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Letjen TNI Ganip Warsito kelahiran Magelang pada tanggal 23 November 1963. Sebelum menjabat sebagai Kepala BNPB, Letjen TNI Ganip Warsito adalah Kepala Staf Umum (Kasum) TNI yang dilantik Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada 1 Februari 2021 lalu. Selain itu, lulusan Akabri 1986 ini pernah menduduki jabatan strategis di lingkungan militer dan berpengalaman dalam beberapa penugasan di medan operasi, baik dalam maupun luar negeri.

Beberapa jabatan itu antara lain Direktur Latihan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI AD (2014-2015), Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2/Kostrad (2015-2016), Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI (2016), Pangdam XIII/Merdeka (2016-2018), Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI (2018), Asops Panglima TNI (2018-2019), dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III (2019-2021).

Sedangkan beberapa penugasan operasi yang pernah dilaksanakan sosok Jenderal Bintang Tiga ini selama berkarir di dunia militer antara lain Operasi Seroja Timor Timur (1988, 1992, 1994 dan 1996), Operasi Banwil Maluku pada tahun 2002, Operasi Pengamanan Perbatasan RI-RDTL tahun 2003, RI-Malaysia tahun 2012, dan RI-Philipina tahun 2017, Operasi Tinombala tahun 2017, dan Operasi Papua tahun 2018. Untuk penugasan luar negeri, antara lain di negara Pakistan, Brunei, Korea Selatan, Pakistan, Afrika Tengah, Malaysia, dan Thailand.

Dengan pengalaman jabatan dan berbagai penugasan operasi itu, Letjen TNI Ganip Warsito diyakini dapat melaksanakan amanah tugas yang diberikan kepadanya sebagai Kepala BNPB, terutama dalam menghadapi tantangan tugas berupa penangganan Covid-19 dan manajemen bencana alam di wilayah Indonesia.

Hal ini bisa dipahami karena memang TNI selama ini sangat aktif menjalankan fungsi penanganan bencana dengan memobilisasi dan pengerahan kekuatan TNI dalam penanggulangan bencana di Indonesia, dan Presiden Jokowi melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyampaikan bahwa jabatan Kepala BNPB adalah dijabat oleh perwira tinggi aktif, agar setiap terjadi bencana bisa mudah mengerahkan pasukan.(pusp/red)