Koran Jurnal, Jakarta – Untuk mengatasi dampak fenomena El Nino yang menyebabkan kemarau panjang dan krisis air bersih di Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Korem 051/Wijayakarta mengerahkan 11 unit water tank yang memuat 55 ribu liter air bersih, bagi Desa Wibawamulya.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, tercatat sebanyak 329 titik mengalami kekeringan. Lokasi tersebut tersebar di 50 desa yang berada di 14 kecamatan di Kabupaten Bekasi.
Dari 329 titik kekeringan, Kecamatan Cibarusah menjadi wilayah dengan jumlah titik terdampak terbanyak, yakni 89 titik. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah di Cibarusah adalah Desa Wibawamulya.
Anggota Babinsa Koramil 09 Cibarusah Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, Serka Jajat Sudrajat, mengatakan distribusi air bersih dilakukan menyusul terjadinya kekeringan hingga krisis air bersih di wilayahnya.
“Sesuai petunjuk dan arahan Bapak Danramil 051 Wijayakarta, water tank TNI AD akan menyambangi 50 desa di Kabupaten Bekasi, untuk menyalurkan air bersih gratis bagi warga, kata Anggota Babinsa Koramil 09 Cibarusah Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, Serka Jajat Sudrajat, kepada wartawan, Senin (28/9/2026).
Untuk hari ini, lanjut Sudrajat, penyaluran air bersih dilakukan di empat titik yang menjangkau kurang lebih 3200 warga, di Desa Wibawamulya.
Kabupaten Bekasi Jawa Barat.
“Air bersih ini kami salurkan ke empat titik dengan jumlah penerima manfaat sekitar 200 KK di tiap titiknya,” jelas Serka Sudrajat.
Bantuan air bersih yang di inisiasi Korem 051 Wijayakarta, disambut antusias oleh masyarakat yang terdampak krisis air bersih pada musim kemarau tahun ini.
Salah satunya Sami, warga Desa Wibawamulya yang mengungkapkan bahwa dirinya dan masyarakat desa sudah mengalami krisis air bersih.
“Sudah satu bulan lebih enggak punya air. Biasanya ambil air dari sumur, tapi kering. Terus kita ambil air ke kobak (mata air), tapi kering juga,” ujar Sami.
Kekeringan di wilayahnya tersebut membuat Sami dan warga lainnya kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, terpaksa membeli air dari pedagang keliling.
Namun, dengan adanya bantuan air bersih dari Korem 051 Wijayakarta, Sami mengaku sangat senang karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk membeli air.
“Alhamdulilah, sekarang kita gak usah beli air lagi. Sekarang sudah ada bantuan air bersih dari Bapak ABRI (TNI). Terimakasih Pak” pungkasnya.
Dengan adanya bantuan tersebut diharapkan krisis air bersih yang melanda Desa Wibawamulya dapat teratasi sehingga aktivitas sosial ekonomi masyarakat berjalan normal kembali.(***)









